Misa Amane - Death Note -->

Minggu, 26 Juli 2015

Siapa Pembunuh Angeline Sebenarnya

Ternyata sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi di lubang tempat Angeline dikubur tidak hanya sprei dan boneka, namun terdapat juga baju kaus dan celana panjang yang sedang dikenakan Agustinus Tai Hamdani alias Agus, tersangka pembunuh bocah Angeline.
Pengacara Agus, Haposan Sihombing mengungkap saat itu Agus dipanggil oleh Margriet Christina Megawe, ibu angkat Angeline yang berada di dalam rumah. Di dalam kamar, tubuh Angeline sudah sekarat. Margriet kemudian memerintahkan pemuda asal Sumba Timur itu untuk melepaskan baju kaus yang sedang dia pakai.
Berdasarkan pengakuan Agus, paparnya, Margriet kemudian memerintahkan Agus menguburkan baju kaus  an celana yang sedang dipakainya itu bersama dengan tubuh Angeline dalam satu liang lahat. Agus mematuhi perintah Margriet karena takut diancam oleh ibu angkat Angeline itu.
Jasad Angeline kemudian ditemukan pada Rabu, 10 Juni 2015 terkubur di pekarangan rumah Margriet di dekat kandang ayam. Dalam kasus ini, hanya Agus yang baru ditetapkan sebagai tersangka pembunuh bocah delapan tahun itu. Sedangkan Margriet baru ditetapkan sebagai tersangka penelantaran anak.
Haposan berharap polisi mempertimbangkan temuan baru itu. Sebabnya, menurut Haposan, temuan kaos tersebut terkesan janggal apalagi jika pembunuhan memang dilakukan oleh Agus. "Mana ada pembunuh yang berniat meninggalkan barang bukti yang nyata seperti itu?" ujar Haposan.
Sesuai pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, menurut Haposan, keterangan Agus merupakan salah satu alat bukti yang bisa menjerat Margriet menjadi tersangka baru dalam kasus itu. Agus juga menyatakan Margriet merupakan pembunuh Angeline. "Keterangan Agus satu alat bukti, polisi hanya perlu menemukan satu alat bukti lain."
Juru bicara Kepolisian Daerah Bali, Heri Wianto mengatakan pihaknya belum menemukan dua bukti yang bakal menjerat tersangka lain dalam kasus kematin Angeline. minimnya jumlah saksi membuat penyidik Kepolisian kesulitan mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang menyebabkan kematian Angeline. Menurut dia, belum ada saksi yang menyaksikan secara langsung aksi kekerasan yang dilakukan oleh Margriet.

Margriet yang tak bersosialisasi dengan tetangga juga membuat dugaan kekerasan tidak mutlak terbukti. Selain itu, Heri menuturkan, jumlah barang bukti yang didapat pun sedikit. Itu artinya, ia berujar, penyidik harus bekerja keras merangkai temuan-temuan dari tempat kejadian perkara di Jalan Sedap Malam, Sanur, Bali dan tempat lainnya.

Sumber:
http://kabar24.bisnis.com/read/20150622/15/445749/siapa-pembunuh-angeline-celana-agus-dikubur-bersama-angeline-atas-perintah-margriet.

Go Jek

Apa itu GO-JEK?
GO-JEK adalah perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industri transportasi Ojek. GO-JEK bermitra dengan para pengendara Ojek berpengalaman di Jakarta, Bandung, Bali & Surabaya dan menjadi solusi utama dalam pengiriman barang, pesan antar makanan, berbelanja dan berpergian di tengah kemacetan.
Kemacetan yang luar biasa di ibu kota Jakarta memang semakin mengkhawatirkan. Berbagai cara yang telah ditempuh pemerintah DKI Jakarta sampai saat ini belum mampu mengatasi kemacetan yang ada. Dengan segudang aktivitas dan mobilitas tinggi yang ada pada masyarakat ibu kota jelas kemacetan adalah sebuah kendala besar. Jumlah pertumbuhan kendaraan yang tidak berimbang dengan pertambahan jalanan ini tentu membuat kemacetan semakin menjadi-jadi. Transportasi umum yang ada di ibu kota juga belum bisa memberi solusi yang memadai.
Permasalahan kemacetan ini ternyata membawa ide seseorang untuk membuka sebuah bisnis. Dengan pengalamannya saat naik ojek dijalanan yang macet inilah, Nadiem Makarim kemudian menciptakan Go-Jek, sebuah layanan antar jemput dengan ojek modern berbasis pesanan. Ojek yang merupakan kendaran motor roda dua ini memang transportasi yang sangat efektif untuk mobilitas di kemacetan kota.
Nadiem adalah sebagian orang yang pernah merasakan efektifnya ojek tersebut. PT. Go-Jek Indonesia yang sudah melewati perjalanannya sejak tahun 2011 ini kini sudah memiliki 1.000 armada ojek yang tersebar diseluruh kawasan Jabodetabek. Setiap harinya Go-Jek bisa melayani lebih dari 150 orderan personal, belum termasuk orderan perusahaan.
Dengan perkembangannya yang pesat ini, Go-Jek melalui Managing Directornya Nadiem Makarim telah memperoleh prestasi sebagai juara 1 dalam kompetisi bisnis Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) di Bali. Lalu seperti apa bisnis ojek modern yang dikelola Nadiem dibawah bendera Go-Jek Indonesia ini? Berikut ulasannya.


Sumber:
·         http://www.go-jek.com/faq.
 https://www.maxmanroe.com/go-jek-startup-panggilan-ojek-yang-kini-bisa-dipesan-dari-smartphone.html

Isu Dana Apisrasi DPR


ALASAN MENOLAK DANA ASPIRASI DPR
    Sepertinya memang bukan anggota dewan kalau sepi tanpa mendapat kritikan. Kritik itu pun tak pernah mereka dengar, seperti dalam kasus dana aspirasi DPR belakangan ini. Alih-alih mengurungkan niat, Rapat Paripurna DPR, Selasa (23/6) justru menyepakati usulan dana aspirasi DPR sebesar Rp11,2 triliun dalam RAPBN 2016. Dari 10 fraksi yang ada, hanya 3 Fraksi (PDIP, NasDem dan Hanura) yang menolak usulan dana aspirasi atau Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) tersebut. UU No. 42 Tahun 2014 (UU MD3) Pasal 80 huruf j, memang menyebut salah satu hak anggota DPR adalah mengusulkan dan memperjuangkan program pembangunan daerah pemilihan (Dapil). Lewat dana aspirasi 20 miliar setiap anggota DPR per tahun itulah, mereka bisa “berbuat banyak” untuk memenuhi kebutuhan konstituen, pembangunan infrastruktur di Dapil. Tetapi di sisi lain, dana aspirasi menyimpan kerawanan untuk berbagai modus penyimpangan dan politisasi demi kepentingan sempit anggota dewan.
Berikut beberapa alasan penolakan terhadap dana aspirasi DPR:

    Dana Aspirasi rawan dikorupsi dan dipolitisasi. Program pembangunan Dapil sarat dengan kepentingan konstituen basis kelompok partai mereka. intimitas uang dan otoritas jabatan, memungkinkan pula anggota DPR berkehendak untuk korupsi.
Dana aspirasi menyuburkan calo anggaran. DPR bisa tak ubahnya menjadi calo anggaran yang legal bagi Dapil. Daerah akan berlombalomba datang ke Jakarta untuk melobby
    Dana aspirasi menyuburkan calo anggaran. DPR bisa tak ubahnya menjadi calo anggaran yang legal bagi Dapil. Daerah akan berlombalomba datang ke Jakarta untuk melobby anggota DPR daerah pemilihannya dalam rangka memperoleh dana aspirasi. Peluang adanya kick back bagi anggota DPR sangat mungkin terjadi.
    Dana aspirasi menghamburkan uang rakyat dan tidak tepat sasaran. Jika satu anggota DPR mendapatkan Rp 20 miliar per tahun dana aspirasi, maka ada sejumlah Rp 11,2 triliun per tahun uang rakyat yang harus dihabiskan. Dan apabila dikalikan selama 4 tahun masa sisa jabatan DPR-RI periode 2014-2019, maka ada sejumlah Rp 44,8 triliun. Itu pun kemungkinan besar tidak tepat sasaran dan akan bertabrakan dengan Rencana Program Jangka Menengah (RPJMN) yang telah dicanangkan Joko Widodo dalam bentuk Nawa Cita.
    DPR tidak memiliki hak budget. Baik kosntitusi maupun UU MD3 tidak mengenal adanya hak budget bagi DPR. DPR hanya memiliki fungsi anggaran untuk membahas dan memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan terhadap RUU yang diajukan oleh Presiden. Jadi tidak ada hak DPR untuk memintah jatah alokasi anggaran dana aspirasi.
    Dana aspirasi memperbesar jurang kemiskinan antar daerah. Dana aspirasi berdasarkan Dapil justru akan memperlebar antara daerah miskin dan kayak arena anggaran hanya terpusat pada daerahdaerah yang banyak penduduknya (sesuai dengan proporsionalitas penentuan dapil) dibandingkan daerah yang miskin.
    Dana aspirasi bertentangan dengan azas dana perimbangan. Dana aspirasi menambah panjang deretan dana liar ke daerah yang tidak sesuai dengan azas dana perimbangan yakni desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan, seperti diamanatkan UU No 33 tahun 2004 tentang otonomi daerah.
    Dana aspirasi mengacaukan sistem perencanaan penganggaran dan perimbangan keuangan. Sistem perencanaan penganggaran menggunakan pendekatan level pemerintahan mulai dari Kab/kota, Propinsi dan Pusat. Sementara dana aspirasi mempergunakan pendekatan daerah pemilihan yang tidak identik dengan system pemerintahan tersebut.
sumber:
http://www.trendezia.com/blogs/23/1142/alasan-menolak-dana-aspirasi-dpr

Masa Depan Persepakbolaan Indonesia

Sanksi FIFA: Masa depan timnas Indonesia 'makin suram'
Masa depan tim nasional sepak bola Indonesia dikhawatirkan makin terpuruk setelah FIFA memberikan sanksi berupa larangan berlaga di ajang internasional, kata seorang pengamat. "Peringkat sepak bola Indonesia bakal turun terus, karena kita tidak bisa mengikuti turnamen dunia yang masuk agenda FIFA dan lainnya," kata pengamat sepak bola Andi Bachtiar Yusuf kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Minggu (31/05). Menurutnya, sangat mungkin timnas Indonesia bisa berada di urutan paling bawah setelah sanksi FIFA itu turun. "Karena untuk menggelar uji coba (dengan negara lain) saja bakal susah." Kementerian Pemuda dan olah raga meminta masyarakat tidak perlu meratapi secara berlebihan sanksi FIFA tersebut. "Sanksi FIFA ini tak perlu diratapi secara berlebihan. Memang kita dihadapkan pada pilihan sulit, karena sementara waktu kita harus prihatin tidak bisa menyaksikan timnas dan klub yang tak bisa berlaga di ajang internasional," demikian rilis resmi Kementerian Pemuda dan olah raga, Minggu (31/05). Indonesia dijatuhi sanksi larangan berkiprah di laga internasional, karena pemerintah Indonesia -melalui Kemenpora- dianggap telah mencampuri urusan internal PSSI. Pertengahan April lalu, Kemenpora memberikan sanksi pembekuan kepengurusan PSSI karena dianggap tidak mentaati hasil rekomendasi Badan Olahraga profesional Indonesia (BOPI).
             Rekomendasi itu menyatakan, PSSI dilarang menyertakan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya dalam liga sepak bola karena adanya dualisme kepemimpinan. Dalam perjalanannya, PSSI tetap mengizinkan Arema dan Persebaya bertanding, awal Maret 2015 lalu. Di sinilah, Kemenpora kemudian menulis surat peringatan pertama dan kedua kepada PSSI, tetapi tidak ditanggapi. Sanksi administrasi pun dikeluarkan berupa pembekuan PSSI.
FIFA Bergeming, Masa Depan Sepak Bola Indonesia di Ujung Tanduk
              Indonesia diambang sanksi FIFA. Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti memastikan posisi otoritas sepak bola dunia itu tetap pada keputusan mereka yang telah disampaikan melalui suratnya kepada PSSI, bahwa FIFA akan menjatuhkan sanksi suspensi terhadap sepakbola Indonesia. Dari arena Kongres FIFA di Zurich, Swiss, La Nyalla menyampaikan situasi terkini soal sikap FIFA terhadap kekisruhan yang terjadi di sepak bola Indonesia, Kamis (28/5/2015). Lewat surat terbuka yang dirilis laman resmi PSSI, La Nyalla mengungkapkan kegelisahannya jelang penjatuhan sanksi oleh FIFA jika Menpora tidak mencabut SK nomor 01307 tahun 2015 tentang Sanksi Administratif terhadap PSSI. "Saya mohon maaf kepada seluruh pecinta dan keluarga besar sepak bola Indonesia bahwa upaya dan usaha PSSI agar Menpora mencabut SK tersebut belum berhasil sampai hari ini," tulis La Nyalla. Menurut La Nyalla, masa depan sepak bola Indonesia kini di ujung tanduk karena Menpora masih bersikukuh dengan sikapnya. Sehingga penjatuhan sanksi FIFA semakin menjadi keniscayaan seiring batas waktu yang diberikan FIFA hingga tanggal 29 Mei 2015.

Sumber:
http://soccer.sindonews.com/read/1006384/58/fifa-bergeming-masa-depan-sepak-bola-indonesia-di-ujung-tanduk-14327997188
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/05/150530_indonesia_menpora_sanksififa

Perbedaan Oculus Rift, Leaf Motion, Intel Real Sense Teknologi dan Vuforia Smart Terrain

Ocolus Rift
Bagi sebagian orang yang suka bermain game mungkin pernah memikirkan bagaimana dirinya dapat merasakan sensasi nyata dari dunia game tersebut. Dari pemikiran-pemikiran seperti itulah terlahir sebuah perangkat wearable, Oculus Rift.
Oculus Rift ini merupakan sebuah perangkat wearable yang dikembangkan oleh perusahaan Oculus VR. Perangkat ini mampu menampilkan gambar virtual reality dengan dua layar untuk masing-masing mata. Selain itu, Oculus Rift memiliki resolusi 1200 x 800 dengan sudut pandang hingga 110 derajat.
Aplikasi Oculus Rift antara lain adalah :
            Game : pemain game benar-benar merasa hadir dalam game. Dengan desain game stereo (mata kiri dan mata kanan memiliki tampilan sendiri) dan offset yang diukur dengan tepat, maka akan meningkatkan level kehadiran pemain dalam game. Bahkan dari beberapa review pemain game sering lupa bahwa dia berada dalam game.
             Tour Wisata : Tidak perlu repot-repot pesan hotel dan tiket pesawat. Kalau anda bisa merasa seakan-akan berada di Tokyo atau Berlin seperti itu sudah cukup bukan ? Pasang Oculus Rift dan nikmatifeel (perasaan) berada di belahan dunia lain tanpa perlu keluar dari rumah. Dengan desain video 360 derajat dan stereoyang.
             Kedokteran : Oculus Rift digunakan bagi mahasiswa untuk melihat pembedahan secara langsung dari mata pertama, seakan-akan dia yang melakukan pembedahan.
             Tele Presence.
Leap Motion
Leap Motion terdiri atas sebuah alat controller sebesar kotak korek api ditempatkan di depan atau di samping komputer desktop atau laptop dan berfungsi sebagai pengganti mouse. Perangkat lunak yang diciptakan oleh Leap Motion secara aftif bisa memahami setiap gerakan di depan layar komputer. Alat controller ini dapat merekam gerakan tangan dan jari dengan kecepatan 290 frame per detik, sehingga kemungkinan luput sangat minimal sekali.

Pemakaian Leap Motion sebagai pengganti mouse maupun pengganti keyboard, mencakup berbagai macam aktivitas, dari karya seni (menggambar di atas layar), kesehatan (mengecek detakan jantung), gaming (memandu pesawat terbang, memicu pistol mainan), menulis tangan, dan lain sebagainya. Cara kerjanya dengan mengangkat tangan, memutarkan jari, melipat jari, supaya memberikan isyarat membesarkan layar dan mengecilkan layar atau memindah ke halaman berikutnya.
Intel Real Sense Technology
Intel Real Sense 3D Camera adalah teknologi kamera yang mampu merespon tangan , lengan , dan gerakan kepala serta ekspresi wajah. kemampuan kamera Real Sense ini dapat mendeteksi 22 sendi di satu telapak tangan kita dan juga bisa mendeteksi kedalaman 3 Dimensi.
Rahasia dari kecanggihan teknologi real sense adalah perangkat dengan kamera Intel RealSense 3D memiliki tiga lensa. Jadi terdapat 3 kamera yang saling terintegrasi, tiga kamera tersebut adalah kamera konvensional , kamera inframerah , dan laser proyektor inframerah . Bersama-sama , ketiga lensa kamera tersebut memungkinkan perangkat untuk menyimpulkan kedalaman dengan mendeteksi cahaya inframerah dari benda-benda yang ada di depannya . kemudian data visual yang diambil dikombinasi dengan software pelacak gerak Intel RealSense.
Vuforia Smart Terrain
Smart Terrain Vuforia adalah kemampuan rekonstruksi 3D baru yang membawa pengalaman interaktivitas untuk augmented reality (AR) ke level yang lebih seru. Aplikasi yang didukung oleh Smart Terrain ini memungkinkan pengguna untuk menciptakan ruang bermain mereka sendiri di mana karakter permainan dapat berinteraksi dengan dunia nyata dengan cara yang belum pernah dialami sebelumnya; karakter dapat melakukan navigasi pada sekitar, berbenturan dengan dan melompati bendabenda di lingkungan pengguna.Teknologi ini merupakan terobosan besar bagi pengalaman AR, membawa interaktivitas dan keaslian kepada pengguna ke tingkat yang baru.

Sumber :
http://teknojurnal.com/oculus-rift/
http://komputerlamongan.com/lambaikan-tanganmu-sambut-teknologi-intel-reql-sense-3d-camera/
http://blog.bhaktiutama.com/2015/01/oculus-rift-sebuah-portal-ke-dunia-lain-saya-serius/